SURAKARTA — ProtaBumin bersama komunitasnya Bisa Jadi Ibu menggelar event wellness pertamanya, bertajuk “Yoga & Health Talk #DukungIbuFullASI” yang dilaksanakan di Taman Balekambang, Surakarta, Sabtu (29/8) pagi. Acara ini menggabungkan sesi yoga, edukasi gizi, dan laktasi sebagai bagian dari perayaan Pekan ASI Nasional.
Acara yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB ini bukan sekadar olah tubuh. Di sela gerakan yoga, para peserta juga mendapat mini sharing session praktis soal parenting, konsultasi fisioterapi gratis, hingga talk show interaktif bersama Dokter Gizi dan Konselor Laktasi.
Yoga Sambil Belajar Hadapi Anak Tantrum

Sesi dibuka oleh Coach Intania, instruktur prenatal yoga bersertifikat. Uniknya, di sela-sela memandu gerakan-gerakan yoga yang menenangkan, Coach Intania menyelipkan sesi berbagi tips untuk menghadapi anak yang tantrum — topik yang rupanya jadi keresahan tersendiri bagi banyak ibu muda.
Usai yoga, peserta juga bisa mampir ke booth fisioterapi yang disediakan panitia untuk konsultasi seputar pemulihan fisik pascamelahirkan.
Protein Jadi Kunci, Ngidam Boleh Tapi Jangan Kebablasan

Puncak acara adalah talk show interaktif menghadirkan dr. Yulin Arditawati, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dan Khusnul Khotimah, S.Tp., M.Gz, Konselor Laktasi.
Dalam sesinya, dr. Yulin menegaskan bahwa protein adalah nutrisi wajib yang tidak boleh diabaikan ibu menyusui. Karbohidrat dan lemak sebenarnya masih boleh dikonsumsi, asal jenisnya tepat.
“Ibu menyusui wajib memenuhi kebutuhan protein hariannya. Karbohidrat dan lemak tetap boleh dikonsumsi, asal jenisnya tepat — karbohidrat kompleks dan bukan lemak jenuh,” Ujar dr. Yulin
Menariknya, dr. Yulin juga menyinggung soal ngidam yang kerap jadi "alasan" ibu hamil makan sembarangan. Menurutnya, keseimbangan nutrisi tetap harus dijaga meski sedang ngidam, jangan sampai keinginan sesaat justru mengorbankan asupan gizi yang dibutuhkan tubuh.
“Ngidam itu boleh. Tapi jangan lupa cek nutrisinya juga. Apakah baik atau ngga buat ibu,” lanjutnya.
ASI Selalu Cukup, Bayi Rewel Bukan Berarti Kelaparan
Giliran Khusnul Khotimah, konselor laktasi, mengupas kekhawatiran klasik yang hampir dialami semua ibu baru: apakah ASI-nya cukup untuk sang buah hati?
Menurut Khusnul, secara alami produksi ASI selalu cukup untuk kebutuhan bayi.
"ASI itu sebenarnya selalu cukup untuk kebutuhan bayi. Bayi rewel tidak selalu berarti ASI-nya kurang," jelas Konselor Laktasi kepada para peserta yang hadir.
Ia lantas membagikan sejumlah tanda yang bisa dikenali ibu untuk memastikan ASI-nya cukup, seperti proses menyusui terasa nyaman dan tenang, terdengar suara menelan, frekuensi buang air kecil bayi normal, serta kenaikan berat badan sesuai kurva di buku KIA. Jika masih ragu, evaluasi bisa dilakukan dari sisi pelekatan, nutrisi ibu, tingkat stres, hingga posisi menyusui.
“Yang paling penting, ibu perlu paham apa saja tanda kecukupan ASI. Bisa dilihat dari rasa nyaman bayi, adanya suara menelan, frekuensi buang air kecil yang normal sesuai usianya, serta kenaikan berat badan sesuai kurva di buku pink itu (Buku KIA),” ungkapnya lugas.
Bukan Cuma Soal ASI, Ada Solidaritas untuk NTT
Menariknya, gelaran ini juga membawa misi kemanusiaan. Sebagian hasil penjualan tiket Yoga & Health Talk disumbangkan untuk membantu warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadikan acara Yoga & Health Talk dari ProtaBumin ini bukan sekadar ajang edukasi, tapi juga bentuk solidaritas sosial.
Yoga & Health Talk menjadi salah satu rangkaian aktivasi kampanye #DukungIbuFullASI yang digagas ProtaBumin bersama komunitas Bisa Jadi Ibu. Lewat kampanye ini, ProtaBumin ingin memastikan ibu menyusui di Indonesia tidak hanya didampingi lewat produk suplemennya seperti ProtaBumin Nutrimom dan ProtaBumin Careos, tapi juga lewat edukasi langsung dari ahli dan dukungan sesama ibu dalam komunitas.
ProtaBumin Indonesia - Because Caring Is Everlasting
Website: protabumin.co.id
WhatsApp: +62 822-2355-5166
Shopee: shopee.co.id/protabumin
TikTok: tiktok.com/@protabuminofficial
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!